Sedikit Cahaya di Ujung Tebing

Beau papillon
2 min readOct 6, 2023
Photo by NEOM on unsplash

Ini seperti perasaan campur aduk entah episode berapa, katanya.
Ada banyak sekali hal yang ingin keluar dari isi kepalanya, tapi rasanya semua hal yang banyak itu hanya berputar-putar tak beraturan.
Lalu kembali bising, seperti rasanya sudah lama tidak.

Pertemuan, perpisahan, dan segala hal mengejutkan di dalamnya, sedang ia persiapkan untuk kembali beradaptasi.
Sama halnya ribuan emosi seperti kadang-kadang berwujud kesedihan, kecemasan, dan lain-lainnya yang masih sulit terdefinisi.
Kakinya melangkah kencang siap berlari jauh, atau sekadar bergerak seperti lupa istirahat.

Pada pikiran-pikiran yang sebetulnya tidak ada di dunia nyata, ia tenggelam lagi-lagi di dalamnya
Rasanya baru kemarin berusaha sekuat-kuatnya untuk sembuh dari luka-luka yang telanjur menganga itu.
Tapi ingatan berkali-kali juga menegur, tidak ada yang instan, atau mungkin saja bisa melaju dengan ritme yang cepat, dengan risiko hasil yang tidak akan pernah maksimal.

Lalu ia bertanya-tanya tentang selama hampir seperempat abad hidup dengan segala hal yang sudah diperbuat,
Apakah sudah benar-benar menjadi manfaat atau setidaknya untuk tidak meninggalkan luka bagi setiap makhluk Tuhan yang telah diajak bersinggungan, entah sehari, sebulan, atau seterusnya.

Dalam wujud manusia biasa yang penuh dengan kelalaian,
Dari menjaga setiap tingkah.
Dari memilah setiap kata yang tersusun.
Dari menelaah setiap kejadian yang mampir.

Lalai,
Lalai,
Lalai.
Tapi semoga tidak ada yang mengutuknya untuk itu.

Pacunya masih terus belajar untuk ke-sekian kalinya
Menjadi manusia yang lebih baik,
Menjadi manusia yang lebih bermanfaat,
Menjadi manusia yang bisa berpikir maju,
Menjadi manusia-manusia yang semoga selalu Tuhan rahmati setiap perjalanannya.

Mau,
Mau,
Sampai nanti menemui titik akhirnya sendiri, dengan akhir yang baik, yang tidak menyisakan luka, yang banyak meninggalkan kenangan manis, yang Tuhan nantikan kepulangannya.

Ia mau,
Sekali lagi, pintanya.

--

--

Beau papillon

The expressions I write reflect the intricate thoughts coursing through my mind, destined to resurface and materialize before me as vividly portrayed characters